The New York Post mengatakan akun Twitternya dihacked setelah pesan yang diposting mengutip palsu berita tentang kebijakan AS mengenai suku bunga dan China menembakkan rudal ke kapal Angkatan Laut AS.
Editor Bisnis Surat Kabar Mingguan berkicau,"Twitter feed kami telah di-hack". Perusahaan ini kemudian dikirimkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa,"beberapa akun twitter New York Post yang secara singkat hack dan masalah ini sedang diselidiki", kata Twitter dalam sebuah pernyataan bahwa itu tidak jadi komentar pada setiap akun untuk alasan privasi dan keamanan.
Editor Bisnis Surat Kabar Mingguan berkicau,"Twitter feed kami telah di-hack". Perusahaan ini kemudian dikirimkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa,"beberapa akun twitter New York Post yang secara singkat hack dan masalah ini sedang diselidiki", kata Twitter dalam sebuah pernyataan bahwa itu tidak jadi komentar pada setiap akun untuk alasan privasi dan keamanan.
Kicauan tersebut kemudian dihapus dalam beberapa menit setelah diposting, dan akun nypost tampak kembali normal.
Serangan itu adalah yang terbaru dalam meningkatnya jumlah peristiwa hacking yang mempengaruhi jaringan pemerintah, website dan outlet media sosial. Para hacker mungkin menggunakan program jahat untuk mendapatkan akses nama pengguna dan password ke Twitter yang memungkinkan mereka untuk masuk ke akun dan mengirimkan tweet palsu.
Awal pekan ini, akun Twitter dan YouTube dari Komando Pusat AS yang dihack dengan pesan yang mendukung Negara Islam. Dalam serangan hacking Pentagon dianggap sebagai sebuah lelucon. Sebuah serangan 2013 dari akun Twitter Associated Press yang menampilkan postingan yang keliru tentang ledakan di Gedung Putih memicu penurunan bursa saham.
Keamanan Twiiter
Insiden itu mendorong Twitter untuk meningkatkan keamanannya dengan menawarkan proses otentikasi dua langkah, sehingga sulit bagi orang luar untuk mendapatkan akses ke akun tersebut. Selain password, sandi keamanan memerlukan kode yang dikirimkan melalui pesan singkat ke ponsel pengguna, atau dihasilkan pada perangkat lunak. Akun Twitter United Press International juga dihack pada Jumat lalu dengan postingan,"Paus : Perang Dunia III sudah mulai". Tidak jelas apakah New York Post dan United Press Internasional menggunakan proses otentikasi dua langkah bagi akun mereka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar